Berita Utama

Belum Hasilkan Suara Mayoritas, Pemilihan Ketua OSIM MAN Asahan Berlanjut ke Putaran Kedua

Kisaran (Humas). Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Asahan masa bakti 2026/2027 dipastikan berlanjut ke putaran kedua. Keputusan tersebut diambil setelah pemungutan suara pada putaran pertama belum menghasilkan pasangan calon yang memperoleh suara mayoritas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemungutan suara yang dilaksanakan di aula terbuka MAN Asahan pada Rabu (11/2/2026) berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik MAN Asahan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pelaksanaan demokrasi di lingkungan madrasah.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan calon nomor urut 1, Ikhsan Daulay dan Raihan Haiqal Ramadhan, memperoleh jumlah suara lebih sedikit dibandingkan kotak kosong. Dengan demikian, panitia pemilihan menetapkan bahwa pemilihan Ketua OSIM MAN Asahan akan dilanjutkan ke putaran kedua dengan kembali melakukan penjaringan pasangan calon.

Kepala MAN Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si menyampaikan bahwa putaran kedua akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat ini, panitia pemilihan tengah mempersiapkan teknis pelaksanaan agar proses pemilihan dapat berjalan secara jujur, adil, dan transparan sesuai dengan yang diharapkan.

Ia juga berharap seluruh peserta didik MAN Asahan dapat kembali berpartisipasi secara aktif pada pelaksanaan putaran kedua. Menurutnya, pemilihan Ketua OSIM merupakan sarana pembelajaran demokrasi bagi peserta didik untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab, kejujuran, serta jiwa kepemimpinan sejak dini. “Siapapun yang terpilih nanti, diharapkan mampu mengemban amanah dengan baik serta membawa OSIM MAN Asahan menjadi organisasi yang lebih maju, kreatif, dan berprestasi,” ujar Elda Ayumi.

Lebih lanjut, ia meminta panitia pemilihan OSIM MAN Asahan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan putaran pertama serta menyusun jadwal dan mekanisme pelaksanaan putaran kedua. “Proses penjaringan calon baru hendaknya dilakukan sesuai dengan tata tertib pemilihan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Elda Ayumi juga menegaskan bahwa berlanjutnya pemilihan ke putaran kedua merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima bersama. Menurutnya, dalam demokrasi setiap pilihan memiliki nilai yang sama dan hasil yang diperoleh merupakan cerminan dari suara peserta didik. “Inilah proses demokrasi yang harus kita terima bersama. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, dan yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan sikap dewasa, jujur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dengan berlanjutnya pemilihan ke putaran kedua, diharapkan dapat terpilih Ketua OSIM MAN Asahan masa bakti 2026/2027 yang benar-benar mendapat dukungan mayoritas peserta didik serta mampu menjadi teladan bagi seluruh warga madrasah. (wd)