Berita Utama

MAN Asahan Raih Juara I Lomba Kantor Ideal Eco Teologi Pada HAB Ke-80 Kemenag Tahun 2026

Kisaran (Humas). MAN Asahan Raih Juara I Lomba Kantor Ideal Berbasis Eco Teologi Kemenag ASRI pada Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Asahan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, M.A., pada rangkaian kegiatan Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman kantor Kemenag Asahan, Rabu (7/1/2026). Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen MAN Asahan dalam mewujudkan lingkungan kerja dan pendidikan yang ramah lingkungan, religius, dan berkelanjutan.

Perlombaan Kantor Ideal Berbasis Eco Teologi ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HAB Kemenag ke-80 yang bertujuan mendorong satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup. Penilaian meliputi aspek kebersihan dan keasrian lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan ruang hijau, efisiensi energi, serta implementasi nilai-nilai eco teologi dalam budaya kerja dan aktivitas keseharian.

Eco teologi sendiri merupakan pendekatan teologis yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta. Dalam perspektif ini, menjaga lingkungan dipahami sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral manusia sebagai khalifah di bumi. Eco teologi mengajarkan bahwa merawat alam bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga perwujudan nilai keimanan dan ketakwaan.

Di MAN Asahan, konsep eco teologi diaplikasikan melalui berbagai program dan kebiasaan positif. Di antaranya adalah pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan madrasah, pengelolaan sampah secara baik, penanaman serta perawatan tanaman hijau di area madrasah, serta pembiasaan perilaku peduli terhadap lingkungan. Selain itu, warga madrasah juga dibiasakan untuk menanamkan sikap cinta lingkungan sebagai bagian dari karakter islami dalam kehidupan sehari-hari.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala MAN Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh warga madrasahnya. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan madrasah. Eco teologi bukan hanya konsep, tetapi harus menjadi budaya. Melalui madrasah, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita sebagai hamba Allah,” ujar Elda Ayumi, Jum’at (9/1/2026).

Lebih lanjut, ia berharap prestasi ini dapat menginspirasi satuan kerja dan madrasah lain untuk terus mengembangkan lingkungan kerja dan belajar yang bersih, hijau, dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80.

Dengan diraihnya Juara I ini, MAN Asahan semakin menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga berkomitmen dalam membangun karakter peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan. (wd)